Ortal Gelar FKP Penyusunan Standar Pelayanan Publik

Senin, 04 Juli 2022, Oleh Rusdianto K. Jukiro, A.Md.Par
41
Asisten 3 Uteng Datunsolang S.Pd, M.Si bersama Kabag Ortal Supriadi goma, S.Pd.I bincang bersama seriusi kegiatan FKP Penyusunan Standar Pelayanan Publik, berlangsung di Aula Kantor Bappelitbang, Senin, 4/7/2022. (Photograper Ecip Pontoh / Redaksi Photo Kominfo Bolmut)

bolmutkab.go.id – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara melalui Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Penyusunan Standar Pelayanan Publik pada Perangkat Daerah.

Perangkat Daerah dimaksud dan hadir bersama dalam kegiatan adalah dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPM-PTSP).

Serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Unit Pelaksana Teknis Dinas – Sentral Pembenihan Air Payau dan Air Laut (UPTD-SPAMPAL).

Kegiatan diawali dengan laporan oleh Kepala Bagian Ortal Supriadi Goma, S.Pd.I, mengatakan, kegiatan FKP ini adalah tindak lanjut dari Bimtek Pendampingan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Standar Pelayanan Publik di Lingkungan Pemda Bolaang Mongondow Utara yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulut pada pertengahan bulan juni 2022 lalu.

Selanjutnya, dibuka secara resmi oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs. Hi. Depri Pontoh yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum (Asisten 3) Uteng Datunsolang S.Pd, M.Si, berlangsung di Aula Kantor Bappelitbang, Senin (4/7/2022).

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan oleh Asisten Bupati Uteng Datunsolang sangat berterima kasih dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini.

Dengan harapan dapat melahirkan rekomendasi dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pelayanan publik yang semakin baik, efektif, akuntabel dan transparan.

“Kepada seluruh Perangkat Daerah penyelenggara pelayanan publik, kita tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja, mulai saat ini, kita harus segera mengubah cara berpikir, cara merespon, dan cara bekerja orientasinya harus hasil,”tegasnya.

Dikatakan, bahwa kita harus memanfatkan lebih banyak teknologi atau digitalisasi pelayanan untuk melakukan tugas-tugas publik.

Makanya, Inovasi dengan memanfaatkan teknologi, harus menjadi budaya kerja yang baru untuk dijalankan, guna mengimbangi tuntutan masyarakat, agar pelayanan publik kita semakin berkualitas.

“Karena pelayanan publik perlu dibuat lebih cepat, lebih pintar, lebih murah, lebih mudah, lebih baik, nyaman dan tetap memenuhi Standar Pelayanan Publik sesuai UU Nomor 25 tahun 2009,”jelasnya.

Adapun point pembahasan bersama mengenai substansi Penyusunan Standar Pelayanan Publik ini yaitu pertama adalah Rancangan Kebijakan, Penerpan Kebijakan, Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan.

Kedua, mendorong peningkatan kualitas dan inovasi Pelayanan pada instansi penyelenggara pelayanan public dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Serta ketiga adalah mendapatkan masukan tambahan dan pertukaran opini secara partisipatif antara penyelenggara layanan public dengan public atau masyarakat. (Kominfosandi-Bolmut)

Jurnalis : Rusdianto Jukiro

Editor : Rudi Datunsolang / Fauziah Suratinoyo

Analis Konten : Imam Wahyudi

Redaktur : Saiful Djenaan

Redaktur Pelaksana : Adler TH. Manginsoa