Kebijakan Larangan Mudik, Ini Kesepakatan Pemkab Bolmut dan Gorut

Rabu, 28 April 2021, Oleh Jukiro
306
-

bolmutkab.go.idSituasi pandemi belum berakhir, maka kebijakan larangan mudik diberlakukan menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Thariq Modanggu bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) disambut oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Depri Pontoh didampingi Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena. Rabu (28/4/2021) di ruangan Bupati Bolmut.

Kunker ini membahas sekaligus melakukan koordinasi dengan Forkopimda Bolmut mengenai penjagaan di perbatasaan ke dua Kabupaten di Kecamatan Pinogaluman dan Atinggola terkait dengan kebijakan larangan mudik yang mulai diberlakukan pada tanggal 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021.

Hal ini kemudian menghasilkan kesepakatan bersama antara Pemkab Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Pemkab Gorontalo Utara (Gorut) yaitu :

  1. Mobil Ambulance dilengkapi dengan Surat Perintah Tugas dari Kepala Puskesmas setempat dengan jumlah petugas 5 orang masing-masing, petugas kesehatan, keluarga, pasien dan sopir;
  2. Kendaraan pelayanan Distribusi Logistik terdiri dari 2 orang (sopir dan pembantu sopir);
  3. Masyarakat komuter (masyarakat berdomisili) dikecamatan Atinggola dan kecamatan Pinogaluman, dapat melintasi perbatasan dengan menitipkan KTP diposko penjagaan sebagai jaminan maksimal 2 jam, dan tetap dilaksanakan PROKES (Protokol Kesehatan);
  4. Masyarakat yang mengunjungi orang sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal wajib menghubungi keluarga tempat dimana alamat yang akan dikunjungi dengan menghubungi melalui Vidio Call;
  5. Seluruh Pengguna Moda Transportasi Darat tidak diperkenankan melintasi perbatasan pada saat pemberlakuan larangan mudik mulai 6-17 Mei 2021;
  6. Pedagang keliling dapat dibuktikan dengan barang dagangan, namun akan ada pemeriksaan secara acak/random kepada para pedagang. Jika ditemukan ada gejala positif Covid-19 akan diputar balikan;
  7. Pada masa pengetatan PROKES (Protokol Kesehatan) akan dilaksanakan pemeriksaan kepada masyarakat pelaku perjalanan darat yang akan keluar daerah didahului dengan pemeriksaan di posko;
  8. Pelintas perbatasan akan dilakukan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan secara ketat;
  9. Pada masa pengetatan PROKES (Protokol Kesehatan) Pos perbatasan Gorontalo Utara akan melakukan pemeriksaan kepada pelaku perjalanan yang berasal dari wilayah Provinsi Sulawesi Utara, sedangkan perbatasan Sulawesi Utara/Bolaang Mongondow Utara melakukan pemerikasaan kepada pelaku perjalanan yang berasal dari wilayah Provinsi Gorontalo;
  10. Pada masa peniadaan mudik, pos perbatasan Gorotalo Utara akan melakukan penyekatan dan pelarangan kepada pelaku perjalanan yang berasal dari wilayah Provinsi Gorontalo, sedangkan pos perbatsan Bolaang Mongondow Utara melakukan penyekatan dan pelarangan melintas kepada pelaku perjalanan yang berasal dari wilayah Provinsi Sulawesi Utara;
  11. Petugas posko akan dilengkapi dengan id card sebagai tanda pengenal.

(Kominfosandi - Bolmut)

Jurnalis: Rusdianto Jukiro

Editor: Rudi Datunsolang / Saiful Djenaan

Analis Konten: Imam Wahyudi / Rosma Ali

Redaktur: Adler TH Manginsoa

About author
Jurnalis : Jukiro
Editor : Syaiful Djenaan
Redaktur : Adler