Se-Indonesia, Bolmut Raih Posisi Ke 4 Penghargaan Realisasi Belanja Daerah

Sabtu, 04 Juni 2022, Oleh Rusdianto K. Jukiro, A.Md.Par
88
-

bolmutkab.go.id - Se-Indonesia, Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara meraih posisi ke 4 Penghargaan Realisasi Belanja Daerah Tertinggi tahun anggaran 2021.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada kegiatan Penganugerahan Realisasi APBD 2021 sekaligus Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keuangan Daerah Tahun 2022 dan Launching Sistem Informasi KEUDA Digital, bertempat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (2/6/2022).

Informasi ini kemudian dirangkum oleh Tim Redaksi Kominfo Bolaang Mongondow Utara, sejak tanggal 3 hingga 4 Juni 2022. Hal ini  sebagai wujud pencapaian visi dan misi Bupati Bolaang Mongondow Utara dan sebagai Kabupaten yang berslogan 'JUARA'.

Dihadiri oleh seluruh Kepala BPKD dan Kaban BAPPEDA se-Indonesia sebanyak 1203 orang, diantaranya secara langsung sebanyak 573 orang yang mewakili 34 Provinsi, 193 Pemerintah Kabupaten Kota dan yang hadir secara daring sebanyak 630 orang mewakili 315 Pemerintah Kab/Kota.

Dari 416 Kabupaten dan 98 kota di Indonesia, Kemendagri mengundang 28 Bupati/Wali Kota untuk menerima Penganugerahan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021 tertinggi. 

Penganugrahan ini diberikan dengan kategori Realisasi Pendapatan Tertinggi, Belanja Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta Realisasi Program Taspen (Taspen Award).

Kemudian Realisasi ABPD tertinggi tahun 2021 diberikan kepada 45 Daerah, yang terdiri dari 5 Provinsi, 5 Kabupaten, 5 Kota dan 3 Daerah mendapat penghargaan Taspen Award.

Penuh rasa syukur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara mampu mendahului 412 Kabupaten lainnya meraih posisi keempat kategori Kabupaten Penerima Penghargaan Realisasi APBD Tertinggi Tahun 2021.

Lebih lanjut, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri A. Fatoni dalam laporannya menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Nasional Keuangan Daerah tahun 2022 mengusung tema “Percepatan Realisasi APBD Dan Peningkatan Pengunanan Produk Dalam Negeri”.

Disamping itu dipaparkan tujuan dilaksanakannya Rakornas ini yaitu sebagai penguatan kolaborasi dan sinergi pengelolaan keuangan daerah dalam rangka percepatan realisasi APBDP dan peningkatan produk Dalam Negeri.

Mengidentifikasi seluruh hambatan, tantangan dan evaluasi kebijakan pengelolaan keuangan Daerah sekaligus mencari solusi.

Serta penyebarluasan informasi kebijakan dan regulasi terkini pengelolaan keuangan Daerah dan Pemberian penghargaan kepada kinerja Pemerintah Daerah khususnya realisasi pendapatan, belanja dan peningkatan PAD, juga realisasi program taspen.

Selanjutnya menurut Kemendagri, torehan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara perlu mendapatkan apresiasi, terlebih disituasi Covid-19.

“Pemulihan ekonomi di era pandemi Covid-19, merupakan sesuatu yang menantang. Oleh sebab itu, capaian tersebut merupakan hal yang luar biasa untuk Kabupaten Bolaang Mongondow Utara,” ungkap Kemendagri.